Kab. Bandung, – Dandim 0624/Kabupaten Bandung Letkol Kav Samto Betah, S.Hub.Int., bersama seluruh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Bandung menghadiri upacara pengibaran bendera Sang Merah Putih dalam rangka peringatan Hari Lahir Pancasila dan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 tingkat Kabupaten Bandung tahun 2026. Kegiatan berlangsung di Lapang Upakarti Komplek Pemerintah Kabupaten Bandung dan dipimpin langsung oleh Bupati Bandung Dr. H. M. Dadang Supriatna S.Ip., M.Si., Senin (1/6/2026).
Dalam sambutannya, Bupati Dadang Supriatna menyampaikan bahwa saat ini kehidupan masyarakat dihadapkan pada perubahan yang berjalan sangat cepat. Perkembangan teknologi dan arus informasi yang tak terbatas membawa tantangan tersendiri, di mana media sosial sering menjadi ruang yang memunculkan perpecahan, informasi salah, hingga sikap tidak saling menghormati. Selain itu, tantangan juga datang dari sektor ekonomi global, perubahan iklim, masalah lingkungan, hingga dinamika sosial yang menuntut seluruh komponen bangsa untuk semakin tangguh.
“Tantangan kita hari ini bukan lagi soal penjajahan, melainkan bagaimana kita menjaga persatuan serta memastikan nilai-nilai kebangsaan tetap hidup di tengah masyarakat. Itulah sebabnya momen peringatan Hari Kebangkitan Nasional dan Hari Lahir Pancasila ini sangat penting untuk kita maknai bersama,” ujar Bupati Dadang.
Ia menjelaskan, Harkitnas yang diperingati setiap 20 Mei mengingatkan kembali akan semangat perjuangan bangsa Indonesia yang mulai tumbuh sejak berdirinya organisasi Boedi Oetomo pada tahun 1908. Dari sinilah perjuangan berubah dari yang semula bersifat lokal menjadi gerakan terorganisir yang didasari ilmu pengetahuan dan cita-cita persatuan. Tahun ini, tema Harkitnas ke-118 adalah “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara”, yang mengandung makna bahwa menjaga masa depan bangsa sama artinya dengan menjaga generasi muda agar tumbuh menjadi sumber daya manusia yang sehat, cerdas, dan berkarakter kuat.
Untuk mewujudkan hal tersebut, Pemerintah Kabupaten Bandung terus menjalankan berbagai program pembangunan yang berfokus pada peningkatan kualitas sumber daya manusia, mulai dari penguatan layanan pendidikan, perbaikan fasilitas kesehatan, penanganan masalah gizi buruk pada anak, pengembangan ekonomi rakyat, hingga pemberdayaan generasi muda. “Pembangunan tidak hanya soal bangunan fisik, tetapi juga pembangunan karakter agar masyarakat dan anak-anak kita tumbuh menjadi pribadi yang beragama, menjaga budaya, dan mampu bersaing,” tambahnya.
Selain itu, Bupati juga menyampaikan keprihatinan atas terjadinya bencana alam seperti banjir dan tanah longsor di beberapa wilayah Kabupaten Bandung yang menimpa banyak warga. Ia mengajak seluruh masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan, menjaga kebersihan tempat tinggal dan aliran air, serta tidak membuang sampah sembarangan sebagai bentuk upaya bersama menjaga kelestarian alam.
Bertepatan dengan tanggal 1 Juni, juga diperingati sebagai Hari Lahir Pancasila dengan tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”. Menurutnya, tema ini sangat relevan mengingat kondisi dunia saat ini yang diwarnai berbagai konflik dan perbedaan pendapat. Pancasila menjadi dasar negara yang mampu menyatukan seluruh keberagaman suku, agama, budaya, dan golongan di Indonesia.
Sebagai bentuk penerapan nilai-nilai tersebut, Pemerintah Kabupaten Bandung menerapkan tiga pilar utama dalam pendidikan muatan lokal daerah, yaitu pendidikan Pancasila dan UUD 1945, pendidikan bahasa dan budaya Sunda, serta pendidikan membaca dan menghafal Al-Qur’an. Kebijakan ini bertujuan agar generasi muda tumbuh dengan rasa cinta tanah air, memahami identitas daerah, memiliki akhlak yang baik, serta memiliki pondasi moral yang kuat.
Di akhir sambutannya, Bupati Dadang mengajak seluruh lapisan masyarakat, orang tua, pendidik, dan tokoh masyarakat untuk bersatu padu, tidak mudah terpecah belah oleh perbedaan atau informasi yang tidak benar, serta terus mengembangkan semangat kebersamaan demi mewujudkan Kabupaten Bandung yang semakin maju, sejahtera, dan berkelanjutan menuju Indonesia Emas.
“Mari kita jadikan nilai-nilai Pancasila sebagai pedoman hidup sehari-hari, dan semangat kebangkitan nasional sebagai energi untuk terus bergerak maju. Insya Allah dengan kerja keras, persatuan, dan doa kita semua, Kabupaten Bandung akan terus menjadi daerah yang kuat dan maju,” tutupnya. (Pen)